Perbedaan manusia dengan mahluk lainnya (QS.
41:53)
Artinya : “ Kami akan memperlihatkan kepada
mereka tanda-tanda (kekuasaan) kami disegenap ufuk dan pada diri mereka
sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-qur’an itu adalah benar. Dan
apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya dia menyaksikan segala
sesuatu?
Dalam pandangan Islam manusia
adalah makhluk yang mulia, dan sempurna di bandingkan mahluk ciptaan allah
lainnya, ini disebabkan
manusia diberi kelebihan berupa akal untuk berfikir, sehingga dengan akal
tersebut bisa membedakan mana yang hak mana yang batil, selain dari itu manusia dapat mengembangkan
bakat dan potensi yang dimilikinya serta mampu mengatur dan mengelola alam
semesta ciptaan Allah, sebagai amanah. Manusia
juga diberikan Allah berupa Nafsu. Namun apabila mereka tidak bisa memanfaatkan
kelebihan tersebut dengan sebaik-baiknya, maka mereka akan menjadi mahluk yang
paling hina, bahkan lebih hina dari pada binatang.
Manusia adalah
makhluk yang dapat di bentuk akhlaknya. Ada manusia yang sebelumnya baik,
tetapi karena pengaruh lingkungan tertentu dapat menjadi penjahat. Demikian
pula sebaliknya. Oleh karena itu lembaga pendidikan diperlukan untuk
mengarahkan kehidupan generasi yang akan datang.
Selain itu, manusia
juga dilengkapi unsur lain yaitu hati. Dengan hatinya, manusia dapat menjadikan
dirinya sebagai makhluk bermoral, merasakan keindahan, kenikmatan beriman. sehingga
dapat memahami ilmu yang diturunkan Allah, berupa al-Quran. Dengan ilmu manusia
mampu berbudaya. Allah menciptakan manusia dalam keadaan sebaik-baiknya. Oleh karena
itu ilmunya manusia di lebihkan dari makhluk lainnya
Hanya manusia yang
punya kesempatan memahami lebih jauh hakekat alam semesta di sekelilingnya.
Pengatahuan hewan hanya berbatas naluri dasar yang tidak bisa di kembangkan
melalui pendidikan dan pengajaran. Manusia menciptakan kebudayaan dan peradaban
yang terus berkembang. Manusia adalah makhluk yang memikul amanah, didalamnya
terkandung makna khilafah manusia sebagai pemikul, amanah inilah yang dalam
ayat-ayat lain disebutkan sebagai perjanjian untuk memakmurkan bumi. Khalifah
yang dimaksud Allah bukanlah suatu jabatan sebagai raja atau presiden, tetapi
yang dimaksud khalifah disini adalah seorang pemimpin islam yang mampu
memakmurkan alam dengan syariah-syariah yang telah diajarkan rasulullah kepada
umat manusia. Dan manusia beriman sejatilah yang mampu memikul tanggung jawab
ini, karena khalifah adalah wali Allah yang mempusakai dunia ini.
Di banding makhluk lainnya, manusia mempunyai
kelebihan. Kelebihan itu membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Kelebihan
menusia adalah kemampuan untuk bergerak di darat, di laut maupun di udara.
Sedangkan binatang hanya mampu bergerak di ruang yang terbatas. Walaupun ada
binatang yang dapat hidup di darat dan di air, namun tetap saja mempunyai keterbatasan
dan tidak bisa melampaui manusia. Mengenai kelebihan manusia atau makhluk lain
di surat al-Isra ayat 70.